KARAWANG – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari kembali menjadi sorotan publik setelah Ketua Karang Taruna Kecamatan Jatisari, Ricki. S. J, menyampaikan kritik terkait keterbatasan layanan, terutama fasilitas rawat inap yang dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ricki mengungkapkan bahwa banyak warga Kecamatan Jatisari mengeluhkan sulitnya mendapatkan kamar rawat inap di RSUD Jatisari. Selain itu, ia menyoroti kurangnya komunikasi dan keterbukaan informasi dari pihak rumah sakit kepada masyarakat sekitar.
“Kami meminta pihak RSUD Jatisari memfasilitasi warga sekitar, khususnya masyarakat Kecamatan Jatisari, yang membutuhkan layanan rawat inap di rumah sakit tersebut. Banyak aduan masyarakat kepada kami bahwa kamar rawat inap sering penuh dan tidak ada keterbukaan terhadap warga sekitar,” ujarnya Sabtu (15/11/2025).
Menurutnya, kondisi ini membuat warga setempat merasa tidak mendapatkan prioritas dalam pelayanan kesehatan di wilayahnya sendiri. Ricky menilai hal tersebut perlu segera mendapatkan perhatian serius dari manajemen rumah sakit maupun pemerintah daerah.
“Jika perlu, kami meminta Pemerintah Daerah untuk mengadakan kegiatan minggon Kecamatan di RSUD Jatisari, agar aspirasi masyarakat bisa langsung didengar dan dicarikan solusi bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ricky menegaskan bahwa prioritas pelayanan kesehatan seharusnya tidak hanya diberikan di RSUD Jatisari, tetapi juga di rumah sakit lain yang berada di wilayah Jatisari, seperti RS Puri Asih dan RS Medika. Hal ini, menurutnya, juga sejalan dengan arahan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang menekankan pentingnya mendahulukan warga Terdekat atau sekitar dan masyarakat Karawang pada umumnya.
“Kami sangat berharap seluruh warga Kecamatan Jatisari diprioritaskan. Pelayanan administratif dan lainnya harus menjadi perhatian utama, bukan hanya di RSUD Jatisari, tetapi juga rumah sakit lain di wilayah Jatisari,” tegas Ricki.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Jatisari belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat dan pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kecamatan Jatisari tersebut.
(Red)






