KARAWANG – Aksi nyata, Sejumlah camat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karawang, seperti Rengasdengklok, Jayakerta, Cibuaya, Pedes, Tirtajaya, Batujaya, Pakisjaya, hingga Karawang Barat, kompak melaksanakan kegiatan bersih-bersih eceng gondok dan sampah di saluran irigasi TB 14, kawasan Portal Rengasdengklok, pada Senin (17/11/2025). Aksi tersebut menggandeng UPTD Kebersihan Wilayah II Rengasdengklok, PJT II Rengasdengklok, DPUPR, Satpol PP, serta pemerintah desa Rengasdengklok Selatan dan Utara.
Kegiatan lintas instansi ini juga turut didukung unsur TNI-Polri yang membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembersihan berlangsung. Kehadiran aparat memastikan kegiatan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Camat Jayakerta, Asep Sudrajat S.Sos, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kelancaran irigasi yang sangat dibutuhkan para petani. Menurutnya, penanganan eceng gondok dan sampah harus dilakukan secara kolaboratif agar permasalahan aliran air tidak terus berulang.
“Ini adalah bukti sinergi antara pemerintah kecamatan dan instansi terkait dalam mengatasi hambatan aliran air yang sering terjadi akibat eceng gondok. Kami berharap saluran irigasi dapat kembali berfungsi maksimal sehingga kebutuhan air bagi petani terpenuhi,” ujarnya.
Asep menuturkan, kelancaran aliran irigasi memiliki dampak langsung terhadap produktivitas pertanian. Upaya bersama ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung sektor pertanian.
Dukungan juga datang dari Kepala Asisten Manager Ops PJT II Rengasdengklok, Alimin. Ia mengapresiasi langkah para camat dan instansi terkait yang dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan aliran air. Menurutnya, penanganan eceng gondok secara berkala akan membantu menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Karawang Utara.
Selama aksi berlangsung, tumpukan eceng gondok dan sampah berhasil dikumpulkan dan langsung diangkut menggunakan armada truk milik UPTD Kebersihan Wilayah II. Pembersihan ini menjadi langkah penting dalam memulihkan fungsi saluran irigasi.
Pemerintah juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran irigasi. Kesadaran bersama sangat dibutuhkan agar aliran air tetap terjaga dan pelayanan irigasi dapat terus berjalan optimal.
(Red)






