KARAWANG – Tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Singaperbangsa Karawang melakukan program pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan bahasa Inggris untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Karawang. Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang ini berlangsung pada 25 Mei 2025
Program tersebut dipimpin Dr. Fikri Asih Wigati bersama Fela Dafitri, M.Pd., Putri Kamalia Hakim, M.Hum., Dr. Nia Pujiwati, M.Pd., dan Yuna Tresna Wahyuna, M.Hum. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris ASN untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebanyak 20 peserta dari berbagai instansi pemerintah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di kantor BKPSDM Karawang. Para peserta berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kesehatan, Bagian Protokol, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Bagian Humas, serta sejumlah perangkat daerah lainnya.
Materi pelatihan disusun agar relevan dengan kebutuhan ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan masyarakat. Peserta dibekali kemampuan bahasa Inggris praktis yang dapat langsung diterapkan dalam konteks kerja, terutama pada komunikasi formal dan pelayanan publik.
“Kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ASN di Karawang. Ini bukan sekadar pelatihan, namun bentuk kemitraan berkelanjutan untuk pengembangan kompetensi profesional ASN,” ujar Dr. Fikri Asih Wigati selaku koordinator program.
Dukungan juga datang dari BKPSDM Karawang. Lina Jazuli, MM, perwakilan BKPSDM, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap keberlanjutannya.
“Kami sangat mendukung keberlanjutan program ini. Ke depan kami berharap pelatihan bisa diperluas menggunakan Learning Management System (LMS) agar lebih fleksibel dan mudah diakses ASN,” katanya.
Dengan adanya program pelatihan ini, diharapkan ASN di Kabupaten Karawang dapat memberikan pelayanan yang lebih profesional, responsif, dan siap menghadapi tuntutan era global yang menuntut kemampuan komunikasi lintas bahasa.






