SUBANG|Suarapurwasuka.com|-Seperti Di Ketahui beberapa pekan lalu rombongan Disparpora Subang dimulai Kadis dan pejabat nya bertolak Ke Bali untuk sejumlah kegiatan.
Hal ini tentunya dibiayai dari sumber APBD yang di komandoi melalui Bidang Pemasaran Disaparpora Subang.
Namun kegiatan tersebut di cederai oleh adanya pungutan Liar (Pungli ) ke sejumlah wisata di kabupaten Subang.
Dengan Dalih sumbangan Sukarela untuk kelancaran kegiatan operasional Ke bali Diparpora Subang menyurati Wisata seperti Sariater ,The Runch dan yang lainya melalui Bidang Destinasi wisata.
Diketahui surat tersebut berasal dari JF Bidang Destinasi wisata berinisial H.M yang mengkoordinir Sumbangan kegiatan Ke Bali dari Sejumlah Wisata.
Erwin salah satu Pemerhati Publik mengatakan Hal ini sungguh sangat bikin malu dan mencoreng Pemerintah Daerah Subang khususnya Disaparpora Subang.
“Kan kegiatan tersebut di biayai dari APBD kenapa harus minta lagi ke wisata-wisata di subang”.Katanya
Mungkin Buat bekal Pribadi kali ya selepas kegiatan butuh buat oleh-oleh pulang jadi minta-minta ke Tempat wisata.Tegasnya
“Ya walaupun itu bersurat tentu saja ini terkatagori Pungutan liar atau (Pungli) sebab kegiatan mereka kemarin kan sudah dibiayai oleh Pemerintah Daerah dari APBD.Tegasnya
Saya berharap Bupati Subang Kang Rey harus menindak tegas oknum ini,sungguh miris Nama Pemerintah Daerah menjadi taruhanya,dimana Kang Rey sangat serius berantas Pungli namun ada dinas juga yang melakukan Pungli.Pungkasnya
(Frk)






