KARAWANG – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoor) Pengendalian Inflasi Daerah Tingkat Nasional Tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, Senin (22/12/2025). Kegiatan tersebut diikuti dari Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Karawang.
Rakoor nasional ini membahas langkah-langkah strategis pengendalian inflasi daerah, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru. Dalam rapat tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Kantor Staf Presiden (KSP) menekankan pentingnya perhatian serius terhadap sejumlah komoditas pangan strategis yang berpotensi mengalami tekanan harga.
Beberapa komoditas yang menjadi fokus perhatian antara lain cabai rawit merah, bawang merah, cabai merah keriting, minyak goreng, dan telur. Komoditas tersebut dinilai memiliki tingkat volatilitas tinggi, terutama pada momentum meningkatnya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun.
Plt Deputi KSP juga menyampaikan sejumlah usulan dan rekomendasi, salah satunya mendorong Kementerian Dalam Negeri agar mengarahkan pemerintah daerah untuk memanfaatkan Belanja Tidak Terduga (BTT) per 21 Desember 2025. Pemanfaatan BTT tersebut diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk menjaga stabilitas harga pangan strategis di daerah.
Selain itu, KSP mendorong adanya kebijakan yang memastikan kelancaran logistik dan distribusi pangan selama periode libur panjang Natal dan Tahun Baru. Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga ketersediaan pasokan di daerah sehingga inflasi dapat tetap terkendali.
Melalui keikutsertaan dalam Rakoor nasional ini, Pemerintah Kabupaten Karawang diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025.






