Karawang | SUARAPURWASUKA.COM— Kisah pilu datang dari Kampung Lengo RT 011/RW 014, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Seorang ibu bernama Emak Oop memohon bantuan untuk pengobatan anaknya, Suparman, yang tengah berjuang melawan kanker usus di tengah keterbatasan ekonomi.
Kondisi tersebut terungkap dalam laporan yang dilansir media Ulas Berita pada Kamis (12/2/2026). Dalam keterangannya, Emak Oop mengaku sudah berulang kali berupaya membawa anaknya berobat, namun terkendala biaya sehingga pengobatan tidak dapat dilanjutkan.
“Mohon bantuan, Pak… anak saya menderita kanker usus. Sudah lima kali ke sana ditolak. Saya tidak punya biaya,” ujar Emak Oop seperti dikutip dari Ulas Berita.
Menurut penuturannya, keterbatasan finansial membuat kebutuhan dasar sehari-hari pun sulit terpenuhi, terlebih untuk membayar biaya pengobatan dan rumah sakit. Ia menyebut telah mencoba mengurus berbagai dokumen dan mendatangi sejumlah pihak untuk mendapatkan bantuan, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
“Untuk membeli kebutuhan sehari-hari saja saya tidak punya,” katanya.
Emak Oop juga menyampaikan bahwa biaya pengobatan di rumah sakit wilayah Karawang hingga rujukan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berada di luar kemampuannya. Ia mengaku tidak memiliki penghasilan tetap dan kini kehabisan cara untuk melanjutkan pengobatan anaknya.
“Saya benar-benar sudah tidak punya. Tidak ada penghasilan. Saya jujur, tidak berbohong. Saya sampai kebingungan harus bagaimana lagi,” tuturnya.
Masih menurut laporan Ulas Berita, kondisi ini menjadi sorotan di tengah berbagai program jaminan kesehatan yang telah berjalan. Kasus tersebut memunculkan pertanyaan mengenai hambatan akses layanan kesehatan bagi warga kurang mampu, terutama untuk penyakit berat yang membutuhkan penanganan intensif dan berkelanjutan.
Saat ini, Emak Oop berharap ada perhatian dari pemerintah daerah maupun para dermawan agar anaknya bisa segera memperoleh perawatan medis yang layak sebelum kondisi kesehatannya semakin memburuk.
“Mohon bantuannya… saya sudah tidak punya apa-apa lagi,” ujarnya lirih, sebagaimana dilansir Ulas Berita.
(Red)






