Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek)serta di wilayah Pulau Jawa khusus nya Di Pantura yang berlaku selama tiga hari ke depan, terhitung mulai 12 hingga 14 Januari 2026.
Peringatan dini tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram @infobmkg dan dikeluarkan oleh Direktorat Meteorologi Publik BMKG. BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan bahwa kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Situasi ini berisiko menimbulkan genangan, banjir lokal, serta gangguan aktivitas masyarakat.
BMKG menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui situs resmi www.bmkg.go.id maupun aplikasi InfoBMKG.
Selain itu, BMKG juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pelaporan kejadian bencana di lingkungan sekitar melalui tautan bit.ly/laporbencanabot. Laporan masyarakat dinilai sangat membantu dalam menjaga keselamatan bersama serta mengurangi risiko dampak bencana.
Untuk pemantauan laporan bencana secara real time, masyarakat dapat mengakses laman PetaBencana.id sebagai bagian dari upaya mitigasi dan respons cepat terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, agar meningkatkan kesiapsiagaan selama periode peringatan dini tersebut guna meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan.
Sumber : BMKG






