Bogor – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat masih akan didominasi hujan dengan intensitas bervariasi dalam sepekan ke depan, terhitung mulai Senin, 26 Januari hingga Senin, 2 Februari 2026.
Berdasarkan peta prospek cuaca yang dirilis BMKG, sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan sangat lebat pada hari-hari tertentu. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Subang, Indramayu, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, Ciamis hingga Pangandaran.
BMKG mencatat, pada 27 Januari 2026, beberapa daerah seperti Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Sementara itu, memasuki akhir Januari hingga awal Februari, potensi hujan ringan hingga sedang masih terjadi secara merata di sebagian besar kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Wilayah perkotaan seperti Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Sukabumi, dan Kota Cirebon diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang, meski pada beberapa hari terdapat potensi peningkatan intensitas hujan.
BMKG menjelaskan, prakiraan ini merupakan akumulasi curah hujan harian tertinggi yang terjadi dalam satu wilayah kabupaten atau kota. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan genangan, banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem.
BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Prakiraan cuaca tersebut dipublikasikan oleh BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 07.34 WIB.






