Bandung – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Lodaya 2026 sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya tahun ini. Kegiatan berlangsung di Aula Ditlantas Polda Jabar, Kamis (29/1/2026).
Latpraops menjadi tahapan awal untuk menyatukan persepsi, pola tindak, dan strategi seluruh personel yang akan terlibat dalam operasi lalu lintas tersebut.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesamaan visi di lapangan, khususnya dalam upaya menekan angka fatalitas kecelakaan serta meningkatkan disiplin berlalu lintas di wilayah Jawa Barat. Operasi tahun ini menitikberatkan langkah preemtif dan preventif melalui pembekalan materi terkait sasaran prioritas pelanggaran berisiko tinggi.
Selain itu, pendekatan edukatif kepada masyarakat juga menjadi fokus, dengan mengedepankan cara-cara humanis dan persuasif dalam sosialisasi keselamatan berkendara.
Dalam arahannya, pimpinan Ditlantas Polda Jabar menekankan optimalisasi pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile. Sistem tersebut diharapkan menjadi pilar utama penegakan hukum lalu lintas yang profesional serta meminimalkan interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.
Personel juga dibekali simulasi pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Ramadan.
Melalui Latpraops ini, Ditlantas Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan demi kenyamanan seluruh pengguna jalan.






