Karawang – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) Tingkat Kabupaten Karawang ke-42 resmi digelar dan berlangsung meriah di Kecamatan Cibuaya pada 12–14 Desember 2025. Perhelatan keagamaan tahunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam. Mengusung tema “MTQH Sebagai Pilar Syi’ar Islam Menuju Karawang Maju dan Berkarakter Qur’ani,” kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Karawang, jajaran Kantor Kementerian Agama, serta tokoh masyarakat. Penunjukan Cibuaya sebagai tuan rumah MTQH tahun ini juga menjadi dorongan bagi percepatan pembangunan wilayah, baik dari sisi infrastruktur maupun pengembangan kegiatan keagamaan.
Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Golkar Komisi IV, Hj. Saidah Anwar, turut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya MTQH ke-42 tersebut. Sebagai komisi yang membidangi , Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial. ia menegaskan bahwa pembangunan fisik dan mental harus berjalan beriringan.
“Kami dari Komisi IV DPRD Karawang sangat menyambut baik dan mengapresiasi suksesnya MTQH ke-42 di Cibuaya. Karawang Maju yang kami cita-citakan bukan hanya tentang jalan mulus dan tata ruang rapi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia,” ujar Hj. Saidah Anwar. Jumat (12/12/2025).
Ia menekankan bahwa kegiatan seperti MTQH memiliki peran penting dalam membangun infrastruktur non-fisik berupa penguatan karakter masyarakat melalui nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits.
“Pembangunan mental melalui Al-Qur’an dan Hadits adalah infrastruktur non-fisik yang paling penting. Tanpa pondasi moral yang kuat, pembangunan infrastruktur fisik bisa disalahgunakan. Kami akan memastikan koordinasi dengan eksekutif agar pembangunan di lokasi-lokasi penyelenggaraan acara keagamaan seperti Cibuaya turut diperhatikan,dan tadi Juga pa Bupati Menyetujui Untuk MTQH Tingkat Kabupaten Selanjutnya di Dua Tahun yang akan Datang akan di Gelar Di Kecamatan PakisJaya” Paparnya;
Hj. Saidah Anwar juga berharap agar para peserta yang tampil pada MTQH ke-42 dapat terus meningkatkan prestasi hingga ke tingkat provinsi maupun nasional. Lebih dari itu, ia ingin para kafilah menjadi agen pembawa nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
“Selamat kepada seluruh panitia dan peserta. Semoga melalui MTQH ini, Kabupaten Karawang benar-benar melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki integritas moral kuat, sehingga mampu mendukung visi Karawang Maju secara paripurna,” tutupnya.
MTQH ke-42 di Cibuaya pun menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para tokoh agama dalam menjaga tradisi keagamaan serta memperkuat karakter umat menuju Karawang yang religius dan berdaya saing.
(Fay)






