KARAWANG | SUARA PURWASUKA.COM– Pengurus Karang Taruna Kabupaten Karawang resmi membuka pendaftaran Sekolah Advokasi Sosial (SAS) 2026 bagi anggota dan pengurus Karang Taruna se-Kabupaten Karawang. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemuda dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dr. Cand. Dhani Sudirman, S.H., S.T., S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepekaan sosial tinggi serta kemampuan advokasi yang mumpuni.
“Sekolah Advokasi Sosial ini kami rancang sebagai wadah pembelajaran sekaligus penguatan kompetensi pemuda dalam bidang advokasi sosial dan pengorganisasian masyarakat,” ujarnya.
Melalui program ini, peserta akan mendapatkan pembekalan terkait pemahaman isu-isu sosial, teknik advokasi, hingga praktik langsung di lapangan. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan para peserta mampu menjadi agen perubahan yang solutif, kritis, dan berdaya di lingkungannya masing-masing.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Adv. H. Yaya Taryana, S.H., M.H., menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan membangun kemampuan analisis pemuda terhadap persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.
“Pemuda harus hadir sebagai bagian dari solusi. Melalui program ini, kami ingin mencetak kader-kader yang tidak hanya peka terhadap masalah sosial, tetapi juga mampu memberikan advokasi yang tepat,” katanya.
Adapun sasaran peserta dalam kegiatan ini adalah anggota dan pengurus Karang Taruna aktif mulai dari tingkat desa atau kelurahan hingga kecamatan di Kabupaten Karawang. Peserta juga diharapkan memiliki komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.
Untuk waktu dan lokasi pelaksanaan, panitia menyatakan akan diumumkan lebih lanjut dalam waktu dekat. Begitu pula dengan mekanisme pendaftaran yang saat ini masih dalam tahap persiapan.
Karang Taruna Kabupaten Karawang mengajak seluruh pemuda untuk berpartisipasi dalam program ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih adil, peduli, dan sejahtera.
“Pemuda bergerak, sosial berdaya,” menjadi semangat yang diusung dalam pelaksanaan Sekolah Advokasi Sosial 2026.
(Fay)






