KARAWANG | SUARAPURWASUKA.COM – Perayaan ulang tahun daerah biasanya identik dengan pesta meriah, konser, hingga kembang api. Namun, peringatan Hari Jadi Karawang ke-392 tahun ini berbeda. Pemerintah Kabupaten Karawang memilih untuk menutup rangkaian acara dengan cara berbagi kepada masyarakat.
Tidak ada panggung hiburan, melainkan bantuan nyata. Program rutilahu bagi warga kurang mampu, bazar UMKM yang berhasil memecahkan Rekor MURI, hingga pembagian 891 paket sembako untuk sopir angkot dan elf menjadi bukti komitmen pemerintah.

Bupati Karawang H. Aep Saepuloh menegaskan bahwa ulang tahun Karawang bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga milik seluruh masyarakat yang selama ini menjadi penopang kehidupan sehari-hari.
“Para sopir angkot adalah denyut nadi jalanan Karawang. Mereka yang setiap hari mengantarkan anak sekolah, ibu-ibu ke pasar, tetap setia melayani meski di tengah panas dan hujan. Kini giliran mereka yang mendapat layanan, bantuan, dan penghargaan sederhana,” ujarnya.
Para sopir yang menerima bantuan tampak terharu. Sorot mata mereka memancarkan rasa syukur, disertai ucapan lirih “terima kasih” atas perhatian yang diberikan.
Tidak ada pesta gegap gempita, tetapi ada senyum tulus, doa yang mengalir, dan keyakinan bahwa peringatan Hari Jadi Karawang kali ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“392 tahun Karawang bukan menambah kemewahan, tetapi menambah keberkahan,” tegas Bupati Aep.






