PURWAKARTA | SUARAPURWASUKA– Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta menggelar kegiatan Siraman Rohani pada Senin, 15 September 2025. Agenda ini menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kejari Purwakarta.
Dengan mengusung tema “Untuk Pengingat Diri dan Meningkatkan Keimanan”, kegiatan siraman rohani ini diisi dengan tausiah keagamaan yang menekankan pentingnya memperkuat iman, membangun integritas, serta menjaga semangat pelayanan publik yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.
Kegiatan dilaksanakan secara bergantian sesuai agama dan keyakinan pegawai. Untuk pegawai beragama Islam, tausiah menyoroti karakter Muslim dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap sederhana, tanggung jawab, kejujuran, dan etos kerja. Sedangkan untuk pegawai beragama Kristen, pembinaan rohani mengangkat Firman Tuhan dari Mikha 6:8 yang mengajarkan untuk berlaku adil, setia, dan rendah hati.
Kepala Kejari Purwakarta menyampaikan bahwa pembinaan spiritual ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata komitmen Kejari dalam mencetak pegawai yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki semangat melayani masyarakat dengan hati.
“Siraman rohani ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga keimanan, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta menghargai kehidupan baik di lingkungan kerja maupun dalam keluarga,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Kejari Purwakarta mampu menyeimbangkan profesionalisme dengan nilai religius, sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat semakin humanis, berintegritas, dan terpercaya.






