spot_img

Mahasiswa KKN UNSIKA Dorong UMKM Desa Taringgul Tengah Melalui Rebranding dan Digitalisasi Lokasi

spot_img

Purwakarta _ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) melaksanakan kegiatan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Taringgul Tengah, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini difokuskan pada upaya rebranding usaha serta pembuatan titik lokasi UMKM melalui Google Maps guna meningkatkan daya saing dan jangkauan pemasaran.

Rida Choerun Nisa, mahasiswa KKN UNSIKA, menjelaskan bahwa sebagian besar UMKM di Desa Taringgul Tengah masih menghadapi kendala dalam aspek branding dan pemasaran digital. Hal ini berdampak pada rendahnya tingkat pengenalan produk, khususnya bagi konsumen di luar wilayah desa.

“Banyak UMKM di Desa Taringgul Tengah yang memiliki produk berkualitas, namun belum didukung dengan identitas merek yang kuat serta belum terdaftar di Google Maps. Akibatnya, konsumen kesulitan menemukan lokasi usaha dan mengenal produk yang dijual,” ujar Rida Choerun Nisa saat ditemui di sela kegiatan kunjungan UMKM.

Dalam pelaksanaannya, Rida bersama rekannya, Adriano, melakukan kunjungan langsung ke beberapa UMKM untuk memberikan pendampingan rebranding, mulai dari penamaan usaha, perbaikan logo sederhana, hingga penyusunan deskripsi usaha yang lebih menarik. Selain itu, tim KKN juga membantu pelaku UMKM dalam mendaftarkan lokasi usaha mereka ke Google Maps agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

*M. Abdeejar Ridho Al Ghazali*, selaku Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades) KKN UNSIKA di Desa Taringgul Tengah, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa dalam menjawab tantangan ekonomi lokal.

“Kami melihat potensi besar pada produk lokal Taringgul Tengah. Melalui rebranding dan digitalisasi ini, kami ingin memastikan bahwa UMKM di sini tidak hanya bertahan, tapi juga naik kelas. Target kami adalah menciptakan ekosistem usaha yang melek teknologi sehingga ekonomi desa bisa lebih mandiri dan berkelanjutan,” tegas Abdeejar.

Menurut Rida, digitalisasi lokasi usaha menjadi langkah strategis dalam mendukung pemasaran UMKM di era digital. Dengan terdaftarnya UMKM di Google Maps, peluang untuk menjangkau konsumen baru, termasuk wisatawan yang berkunjung ke Kecamatan Wanayasa, akan semakin terbuka.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, UMKM di Desa Taringgul Tengah dapat lebih dikenal, memiliki identitas usaha yang jelas, serta mampu meningkatkan penjualan secara berkelanjutan,” tambahnya.

 

Kegiatan pendampingan UMKM ini mendapat respons positif dari para pelaku usaha setempat. Mereka menilai program tersebut membantu membuka wawasan terkait pentingnya branding dan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pemasaran.

Program ini juga sejalan dengan upaya pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

spot_img

Purwasuka 24 Jam

spot_imgspot_img
spot_img

Berita Populer

spot_img
spot_img

Trending News
TRENDING NEWS

Ketua Sultan Bachtiar Najamudin Lepas 500 Pemudik Program Mudik Gratis Kamsri ke Lima Provinsi Sumatera

JAKARTA | SUARAPURWASUKA.COM– Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia...

BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69

Jakarta | SUARAPURWASUKA.COM- Delegasi Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN)...

Dari Sungai ke Harapan: Kisah Yamisa dan Jembatan Baru di Nias Selatan

Bogor | SUARA PURWASUKA.COM– Presiden Prabowo Subianto menerima kehadiran...

Presiden Prabowo Subianto Gelar Rapat di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik Lebaran

BOGOR | SUARAPURWASUKA.COM– Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat...