JAKARTA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Chief of Staff Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) Admiral Saito Akira di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis (5/2). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama pertahanan bilateral antara Indonesia dan Jepang.
Dalam pertemuan itu, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Navy Dialogue Indonesia–Jepang yang digelar pada 20 Januari 2026 di Jakarta. Forum tersebut dinilai strategis dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Angkatan Laut kedua negara.
Menurut Menhan, dialog maritim tersebut menjadi wadah penting untuk membangun saling pengertian dan memperluas peluang kerja sama operasional di bidang keamanan laut dan pertahanan.
Selain itu, Menhan juga mengapresiasi sikap Jepang yang menunjukkan penghormatan terhadap sejarah, termasuk pengakuan atas jasa Jenderal Sudirman sebagai simbol fondasi hubungan dan kerja sama pertahanan kedua negara.
Pertemuan bilateral tersebut turut membahas sejumlah agenda kerja sama, di antaranya pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista), penguatan teknologi pertahanan, peningkatan latihan multilateral, serta optimalisasi berbagai forum kerja sama pertahanan yang telah berjalan.
Kementerian Pertahanan RI memandang hubungan pertahanan Indonesia–Jepang terus berkembang secara konstruktif dan diharapkan memberi kontribusi terhadap stabilitas dan keamanan kawasan.
Sumber : Kemhan RI






