Jakarta | SUARAPURWASUKA.COM– Budi Santoso menyampaikan paparan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Menghadapi Idulfitri 1447 H Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (2/3/2026). Rapat tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno..
Dalam paparannya, Mendag menegaskan Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kemendag terus memantau pergerakan harga harian bahan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sistem ini memungkinkan deteksi fluktuasi harga secara cepat sehingga langkah mitigasi dapat segera dilakukan bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha,” ujar Budi Santoso.
Ia menambahkan, pemantauan intensif dilakukan di berbagai wilayah guna mengantisipasi lonjakan harga dan gangguan distribusi yang kerap terjadi saat periode Ramadan dan Idulfitri.
Selain pengendalian harga, Kemendag juga memastikan pemulihan sarana perdagangan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada November 2025. Menurut Mendag, aktivitas ekonomi dan perdagangan di daerah terdampak telah kembali berjalan normal.
“Harga bahan pokok di pasar rakyat maupun ritel modern terpantau stabil. Distribusi juga berjalan baik,” katanya
Kemendag turut meninjau optimalisasi gudang Sistem Resi Gudang (SRG) yang dapat dimanfaatkan Perum Bulog untuk penyimpanan komoditas pangan seperti gabah, beras, dan jagung. Optimalisasi gudang SRG dinilai penting sebagai bagian dari manajemen stok nasional guna menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan.
Rakor lintas sektoral tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wakil Menko Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Kepala BNPB Suharyanto, serta Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani.
Turut hadir pula para direktur utama BUMN, Kapolda se-Indonesia, serta Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal S. Shofwan.
Rakor ini bertujuan memastikan kesiapan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, kelancaran arus mudik, keamanan, serta mitigasi potensi bencana selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Pemerintah menegaskan koordinasi lintas kementerian dan lembaga akan terus diperkuat guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut hari raya.
(RED)






