KARAWANG | SUARAPURWASUKA.COM | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama DPRD Karawang menggelar rapat paripurna dengan sejumlah agenda penting, mulai dari pembahasan rancangan peraturan daerah hingga kebijakan strategis pembangunan daerah. Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Karawang pada Selasa malam (30/9/2025) ini menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan fiskal tahun mendatang.
Dalam rapat tersebut, DPRD bersama Pemkab Karawang membahas beberapa rancangan peraturan daerah (Raperda) dan kebijakan strategis. Di antaranya, perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Raperda tentang Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Jiwa, serta pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Selain itu, rapat paripurna juga menjadi forum penyampaian Nota Pengantar Raperda mengenai APBD Tahun Anggaran 2026 yang akan menjadi pedoman dalam penyusunan program pembangunan daerah.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam sambutannya menegaskan bahwa isu-isu yang dibahas menyangkut aspek fundamental penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari penguatan kelembagaan, perlindungan kesehatan masyarakat, hingga perencanaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, pemerintah daerah harus terus beradaptasi dengan perubahan, merespons tantangan yang ada, serta memperbaiki pola kerja agar lebih efektif sesuai regulasi, kebutuhan masyarakat, dan prinsip integritas pelayanan publik.
Lebih jauh, Bupati Aep juga menekankan perlunya kesiapan menghadapi transformasi digital, mendorong inovasi, serta membangun komunikasi lintas sektor. Hal ini dianggap sebagai bagian dari langkah menuju tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dengan adanya pembahasan tersebut, Pemkab Karawang berharap kebijakan yang ditetapkan dapat menjadi pijakan dalam memperkuat pembangunan daerah, menjawab kebutuhan masyarakat, serta memandu penyusunan program prioritas untuk tahun 2026.(Red)






