Karawang – Seruan aksi bertajuk “Perang Kota Lawan Jalan Berlubang” ramai diperbincangkan warganet Karawang setelah sebuah poster beredar luas di media sosial Facebook, Jumat malam. Poster tersebut diunggah oleh akun komunitas informasi lokal dan memuat ajakan aksi penutupan Jalan Pantura serta rencana mendatangi kantor PPK 1 Bina Marga Jawa Barat wilayah Sukasari–Cikampek.
Dalam poster itu tercantum agenda aksi pada Senin, 2 Februari 2026 pukul 09.00 WIB dengan narasi kritik terhadap kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Ilustrasi pada poster menampilkan gambar kecelakaan lalu lintas, disertai tulisan yang menyinggung besarnya risiko korban akibat kerusakan jalan.
Unggahan tersebut langsung menuai ratusan reaksi dan puluhan komentar dari warganet. Sebagian besar komentar menyoroti kondisi jalan yang dinilai belum mendapatkan penanganan maksimal. Sejumlah pengguna media sosial juga menyinggung kewajiban pemerintah dalam menyediakan infrastruktur jalan yang layak dan aman bagi masyarakat.

Salah satu warganet menilai persoalan jalan rusak bukan semata kewenangan tingkat pemerintahan tertentu, melainkan menyangkut hak masyarakat sebagai pembayar pajak. Ada pula komentar yang bernada kritik keras terhadap kinerja instansi terkait dalam merespons keluhan publik.
Di sisi lain, beberapa pengguna media sosial mengingatkan agar aksi dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu aktivitas umum, mengingat Jalan Pantura merupakan jalur utama mobilitas barang dan orang di wilayah Karawang dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bina Marga Jawa Barat maupun pemerintah daerah setempat terkait seruan aksi tersebut. Kondisi jalan berlubang di sejumlah titik Pantura Karawang sendiri sebelumnya kerap dikeluhkan pengguna jalan, terutama saat musim hujan yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
(Red)






