Purwakarta|SuaraPurwasuka.Com| Turnamen sepak bola antar desa yang diselenggarakan pada Senin sore, 4 Agustus 2025, di Lapangan Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta, berakhir ricuh. Insiden tersebut menyebabkan 4 orang mengalami luka dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kericuhan terjadi antara tim Desa Cijati dan Desa Tegaldatar. Berdasarkan informasi sementara, bentrokan diduga dipicu oleh ketidakpuasan sejumlah Pemain dan suporter terhadap keputusan wasit, yang kemudian memicu aksi kekerasan fisik antar pemain dan suporter.

Korban, yang diketahui berinisial
1.DE
2.DAN
3.FIK
4.RE
warga Desa Cijati, mengalami luka dan segera mendapat pertolongan medis di Puskesmas Maniis. Pihak panitia telah menjenguk korban dan memastikan ia dalam penanganan tenaga medis profesional.
Ketua Panitia Turnamen, DENI HIDAYAT, menyatakan keprihatinan atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja sama penuh dengan aparat kepolisian untuk menyelidiki penyebab kericuhan.
“Kami sangat menyayangkan insiden ini. Sepak bola seharusnya menjadi ajang silaturahmi dan sportivitas antarwarga. Kami sudah menemui korban dan keluarga, serta menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang,” ujarnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera membubarkan kerumunan dan mengamankan situasi. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Panitia turnamen bersama pemerintah desa dan aparat keamanan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan, serta mempertimbangkan langkah-langkah preventif ke depan agar kejadian serupa tidak terulang.
(Riki/Red)






