SUBANG|Surapurwasuka.com|- CV Karya Amalia sebagai pemenang Program Kebun Benih Datar (KBD) tebu berkomitmen penuh dalam menggenjot pengembangan benih tebu di Kabupaten Subang melalui program Kebun Benih Datar (KBD) yang merupakan bagian dari program Direktorat Perbenihan Perkebunan dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
Langkah ini dinilainya mampu memperkuat penyediaan benih unggul tebu guna mewujudkan swasembada gula nasional.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penerapan mekanisasi alat pertanian tebu untuk mempercepat program pembangunan Kebun Benih Datar (KBD) di lahan seluas 100 hektare di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Yang bekerja sama dengan penyedia lahan PT BMN untuk mendukung program KBD ini.
Menurut Direktur PT BMN keberadaan KBD tebu menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan benih tebu berkualitas sekaligus meningkatkan produktivitas perkebunan tebu di Jawa Barat.
“Program Kebun Benih Datar ini sangat penting dalam mendukung percepatan swasembada gula nasional. Dengan penggunaan mekanisasi modern alat pertanian, proses pengolahan lahan hingga penanamana dapat dilakukan lebih cepat dan efisien,” Sabtu (16/5).
Selain membantu peningkatan produksi tebu, Direktur PT BMN ini menilai pembangunan kebun benih tersebut juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja dan petani lokal di sektor pertanian.
“Program ini bukan hanya meningkatkan produksi tebu, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman tebu,” ujarnya.
CV karya Amalia pun sebagai penyedia berharap pembangunan KBD di Subang dapat menjadi percontohan pengembangan benih tebu modern berbasis mekanisasi di Jawa Barat maupun daerah lain di Indonesia.
Cv karya amalia pun berharap agar pemerintah terus memberikan dukungan kepada petani melalui penyediaan alat mesin pertanian, pendampingan teknis, hingga akses permodalan agar produktivitas tebu semakin meningkat.
“Kalau petani didukung teknologi dan sarana yang memadai, kita semua optimis target swasembada gula bisa tercapai,” pungkasnya
(Ferry)






