Majalengka | SUARA PURWASUKA.COM– Kondisi jurang di perbatasan Desa Ciranca dan Desa Lampuyang, Kabupaten Majalengka, kini memprihatinkan dan dinilai rawan longsor. Warga sekitar mengaku khawatir, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi yang kerap mengguyur wilayah tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tebing jurang tampak mengalami erosi cukup parah. Struktur tanah yang labil serta minimnya pengaman di sekitar area jurang membuat kondisi semakin berisiko, baik bagi pengendara maupun warga yang melintas setiap hari.
Sejumlah warga Desa Ciranca menyampaikan bahwa kerusakan jurang tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum ada penanganan serius dari pihak terkait. Mereka berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan dan penguatan tebing.
“Kalau hujan deras, tanahnya sering turun sedikit demi sedikit. Kami takut terjadi longsor besar,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain mengancam keselamatan warga, kondisi ini juga berpotensi mengganggu akses penghubung antara Desa Ciranca dan Lampuyang. Jalur tersebut merupakan salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian.
Para pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi area tersebut, terutama pada malam hari dan saat kondisi cuaca buruk. Minimnya penerangan juga menjadi faktor tambahan yang meningkatkan risiko kecelakaan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Majalengka segera turun tangan untuk melakukan penanganan, seperti pemasangan penahan tebing, perbaikan drainase, serta pemasangan rambu peringatan demi mencegah terjadinya korban jiwa.
(Redaksi)






