spot_img
Jumat, Juni 26, 2026
spot_img

Festival Burung Berkicau dan UMKM “Piala Busan” Resmi Dibuka, Dorong Perputaran Ekonomi hingga Triliunan Rupiah

JAKARTA| SUARAPURWASUKA.COM– Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, bersama Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, secara resmi membuka ajang “Piala Busan: Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM” di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas, khususnya dari sektor hobi yang memiliki potensi pasar besar seperti komunitas pecinta burung kicau.

Baca Juga

Dalam sambutannya, Budi Santoso—yang akrab disapa Mendag Busan—menyampaikan bahwa ekosistem burung berkicau di Indonesia memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Ia menilai, aktivitas tersebut melibatkan banyak pelaku usaha lintas sektor.

- Advertisement -
Tarif Iklan
📢 TARIF IKLAN

“Komunitas burung kicau tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Mulai dari peternak burung, pengrajin sangkar, produsen pakan, hingga pelaku UMKM kuliner yang turut meramaikan kegiatan,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, perputaran ekonomi dari ekosistem burung kicau di dalam negeri diperkirakan mencapai Rp1,7 hingga Rp2 triliun per tahun. Angka tersebut menunjukkan kontribusi nyata sektor ini terhadap perekonomian nasional.

Tak hanya itu, kinerja ekspor burung hias Indonesia juga mengalami tren positif. Pada 2025, nilai ekspor tercatat mencapai sekitar Rp12,5 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga

Festival ini juga menghadirkan beragam pelaku UMKM kuliner yang ikut meramaikan kegiatan, sekaligus menjadi ajang promosi produk lokal kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menambahkan bahwa pemerintah terus berkomitmen memperluas akses pasar bagi UMKM, baik di dalam negeri maupun ke pasar global.

Melalui penyelenggaraan “Piala Busan”, pemerintah berharap dapat memperkuat sinergi antara komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Harapannya, UMKM lokal semakin berkembang, produk dalam negeri semakin dikenal, dan peluang ekspor terus meningkat di pasar internasional,” pungkasnya.

(Red)

Bagikan Artikel

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan sumber terpercaya melalui verifikasi data dan fakta sesuai standar jurnalistik yang berlaku dan akan diperbaharui sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.
👍 Suka 💬 Komentar 🔗 Bagikan

Baca Juga

Artikel Lainnya

Info Grafis

Purwasuka 24 Jam

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Top News

Nasional

Pemerintahan

^
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X