KARAWANG | SUARAPURWASUKA.COM – Kekhawatiran warga Kampung Sawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, meningkat setelah salah satu anak warga setempat terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Melalui unggahan di media sosial Facebook, seorang warga bernama Mami Soleha menyampaikan permintaan agar pihak desa segera melakukan fogging di lingkungan mereka.
Dalam unggahan di grup Lembur Kuring Kp Sawah, Mami Soleha mengungkapkan bahwa anaknya yang tinggal di RT 01/RW 01 harus dilarikan ke Rumah Sakit Hastien karena positif DBD. Ia pun berharap pemerintah desa dapat segera mengambil langkah pencegahan agar kasus serupa tidak meluas.

“Tolong di-fogging segera, terutama yang rumahnya kebun atau lahan tidak terurus. Mohon kepada yang punya lahan kosong supaya diurus agar tidak ada sarang nyamuk,” tulisnya.
Selain itu, ia juga mengimbau warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama di area yang terdapat tumpukan barang, genangan air, maupun rimbunan tanaman yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan dari warga lainnya. Salah satu warga, Mmh Ala, menuturkan bahwa anaknya juga sempat terkena DBD beberapa waktu lalu dan dirawat di RS Proklamasi selama lima hari.
“Anak saya bulan kemarin kena DBD juga, dirawat lima hari di RS Proklamasi. Alhamdulillah sudah sembuh,” tulisnya di kolom komentar.
Menanggapi hal ini, warga berharap pemerintah desa dan pihak terkait, seperti Puskesmas Medangasem maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, segera melakukan langkah cepat berupa fogging massal dan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Sebagai informasi, DBD masih menjadi salah satu penyakit yang kerap muncul di wilayah Karawang saat musim pancaroba. Pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta memanfaatkan kembali barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk penyebab DBD.
(Redaksi | SuaraPurwasuka.com)






