spot_img
Rabu, Agustus 12, 2026
spot_img

Diduga Ada Kejanggalan Medis, Warga Pebayuran Meninggal Usai Dirawat di RS Hastin Karawang

Karawang | SUARAPURWASUKA.COM | Misteri kematian seorang warga Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan publik setelah ditemukan sejumlah kejanggalan medis usai perawatan di RS Hastin Karawang. Pasien bernama Mursiiti (62), warga Kampung Pamahan RT 001/001, Desa Sumberurip, meninggal dunia tiga hari setelah pulang dari rumah sakit dengan kondisi tubuh yang menimbulkan tanda tanya besar bagi keluarga.

Awalnya, korban hanya mengeluhkan bisul di bagian pantat. Pihak keluarga membawa Mursiiti ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hastin Karawang untuk mendapatkan penanganan. Setibanya di IGD, korban langsung diperiksa oleh dokter jaga.

Baca Juga

“Pertama kali masuk ke RS Hastin, ibu diperiksa di IGD. Dokter tanya keluhannya, ibu jawab bisul di pantat. Tapi setelah perut diperiksa, katanya ada cairan dan langsung disuruh rontgen,” ujar salah satu anggota keluarga, Sabtu (12/10/2025).

- Advertisement -
Tarif Iklan
📢 TARIF IKLAN

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cairan di bagian perut, dan dokter menyatakan bahwa pasien harus segera dioperasi. Pihak keluarga pun diminta menandatangani surat persetujuan operasi serta pemasangan selang di kemaluan, yang dijelaskan sebagai bagian dari prosedur medis.

Operasi dilakukan pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, pihak keluarga mengaku tidak mendapatkan penjelasan rinci terkait lokasi sayatan operasi maupun kondisi pasien setelah tindakan medis tersebut.

Kondisi Pasien Memburuk Setelah Pulang

Baca Juga

Beberapa hari setelah dirawat, Mursiiti dipulangkan ke rumah. Namun saat anaknya mengganti popok (pempers), keluarga terkejut mendapati kondisi yang janggal: terdapat dua luka besar di bagian perut — sisi kiri mengeluarkan darah, sedangkan sisi kanan mengeluarkan cairan hitam pekat.

Lebih mengejutkan lagi, ditemukan pula bekas operasi di dekat kemaluan, yang sama sekali tidak pernah dijelaskan oleh pihak rumah sakit sebelumnya.

“Kami tahu ibu dioperasi, tapi tidak diberitahu kalau ada luka besar di perut dan bekas sayatan di dekat kemaluan. Setelah pulang dan diganti Pampers, baru terlihat luka di kiri keluar darah, kanan keluar cairan hitam. Kami sangat kaget,” tutur anggota keluarga dengan nada sedih.

Kondisi korban terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia tiga hari kemudian.

(RED)

Bagikan Artikel

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan sumber terpercaya melalui verifikasi data dan fakta sesuai standar jurnalistik yang berlaku dan akan diperbaharui sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.
👍 Suka 💬 Komentar 🔗 Bagikan

Baca Juga

Artikel Lainnya

Info Grafis

Purwasuka 24 Jam

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Top News

Nasional

Pemerintahan

^
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X