KARAWANG | SUARAPURWASUKA.COM– Warga Kampung Krajan, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, sempat dibuat geger setelah seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) bernama Linda Zahra (13) dilaporkan hilang selama tiga hari tiga malam.
Siswi kelas 6 MI Tanjungmekar tersebut akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis (21/5/2026). Linda ditemukan bersama seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun yang diduga merupakan kekasihnya di wilayah Kelurahan Tanjungmekar, tidak jauh dari rumah korban.
Peristiwa hilangnya Linda sempat menimbulkan kepanikan di tengah keluarga dan warga sekitar. Pasalnya, sejak Senin pagi (18/5/2026) sekitar pukul 06.30 WIB, Linda berpamitan kepada keluarganya untuk berangkat sekolah dengan mengenakan seragam putih merah. Namun hingga malam hari, ia tidak kunjung pulang dan tidak memberikan kabar kepada pihak keluarga.
Selama proses pencarian, keluarga bersama warga terus berupaya mencari keberadaan korban. Informasi mengenai hilangnya Linda juga sempat menyebar luas melalui media sosial dan grup percakapan warga.
Keluarga sebelumnya menduga Linda pergi bersama seorang remaja laki-laki yang diketahui juga tidak berada di rumah pada waktu bersamaan. Dugaan tersebut akhirnya terkonfirmasi setelah keduanya ditemukan bersama.
Camat Karawang Barat, Agus Somantri, membenarkan bahwa Linda telah ditemukan dalam kondisi selamat dan saat ini telah ditangani pihak terkait.
“Betul sudah ditemukan. Informasinya sudah dibawa ke Unit PPA untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Agus saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Plt Lurah Tanjungmekar, Yono, mengatakan keduanya ditemukan saat berada di sekitar kawasan jembatan di wilayah Mekarjati. Berdasarkan informasi yang diterima pihak kelurahan, Linda dan remaja tersebut diketahui telah menjalin hubungan selama beberapa bulan setelah berkenalan melalui media sosial.
“Informasinya mereka sudah saling kenal cukup lama dan memang diduga sudah merencanakan pergi bersama,” kata Yono.
Meski Linda telah kembali ke rumah dengan selamat, hingga kini belum diketahui secara pasti alasan dirinya meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga.
Kasus tersebut sebelumnya sempat dilaporkan kepada aparat kelurahan dan pihak kepolisian guna membantu proses pencarian. Peristiwa ini pun menjadi perhatian masyarakat sekaligus pengingat pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas dan pergaulan anak, termasuk penggunaan media sosial di kalangan remaja.
(Red)






