KARAWANG | SUARAPURWASUKA.COM– Kabupaten Karawang ternyata menyimpan sejarah panjang dunia pendidikan yang telah dimulai sejak masa kolonial Belanda. Sejumlah sekolah tua di berbagai tingkatan pendidikan hingga kini masih berdiri dan menjadi saksi perjalanan pendidikan di Kota Pangkal Perjuangan.
Salah satu yang paling dikenal adalah SD Negeri Pisang Sambo 1 di Kecamatan Tirtajaya. Sekolah tersebut diakui sebagai salah satu sekolah tertua di Kabupaten Karawang karena dibangun pada tahun 1912 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.
Dengan usia yang kini telah melampaui satu abad, bangunan sekolah itu masih mempertahankan nuansa klasik khas sekolah zaman kolonial. Letaknya yang berada di kawasan pesisir utara Karawang menjadikan sekolah tersebut memiliki nilai sejarah tersendiri bagi masyarakat.
Keberadaan SDN Pisang Sambo 1 juga sempat menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Banyak warga menilai bangunan sekolah tersebut layak dijadikan cagar budaya karena menyimpan sejarah pendidikan Karawang tempo dulu.
Selain SDN Pisang Sambo 1, terdapat pula sekolah dasar bersejarah lainnya yakni SDN Tegalsari 1 di Kecamatan Cilamaya Wetan yang diperkirakan berdiri pada tahun yang sama, yakni 1912.
Sementara di wilayah Cikampek, SDN Dawuan Tengah 1 juga dikenal sebagai salah satu sekolah dasar tertua yang telah menjadi bagian dari perkembangan pendidikan masyarakat sejak masa awal kemerdekaan.
Untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP), sejumlah catatan sejarah pendidikan menyebut bahwa cikal bakal sekolah negeri pertama di Karawang berasal dari lembaga pendidikan yang berkembang sejak zaman penjajahan hingga awal kemerdekaan Indonesia.
Adapun pada jenjang sekolah menengah atas, SMAN 1 Karawang tercatat sebagai SMA negeri tertua di Kabupaten Karawang. Sekolah tersebut resmi berdiri pada tahun 1959 atas prakarsa tokoh masyarakat bersama Bupati pertama Karawang, Husni Hamid.
SMAN 1 Karawang hingga kini menjadi salah satu sekolah favorit dan bersejarah yang telah melahirkan banyak alumni dari berbagai kalangan profesi.
Sementara itu, dalam lingkungan pendidikan berbasis keagamaan, MAN 1 Karawang juga memiliki sejarah panjang. Madrasah aliyah negeri tersebut sebelumnya dikenal berasal dari lembaga Pendidikan Guru Agama (PGA) yang berkembang pada masa lampau dan pernah berlokasi di wilayah Cilamaya.
Pengamat pendidikan menilai keberadaan sekolah-sekolah tua tersebut bukan hanya sekadar tempat belajar, tetapi juga bagian penting dari warisan sejarah daerah yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Selain menjadi simbol perkembangan pendidikan di Karawang, sekolah-sekolah bersejarah itu juga dinilai memiliki potensi sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda agar memahami perjalanan dunia pendidikan di daerahnya sendiri.
(RED)






