spot_img

Pemkab Karawang Evaluasi Kenaikan PBB Tambak, Prioritaskan Keadilan Wajib Pajak

spot_img

KARAWANG| SUARAPURWASUKA.COM— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melakukan evaluasi terhadap rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk objek pajak tambak. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebijakan yang diambil tetap mengedepankan asas keadilan bagi para wajib pajak.

Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mewakili Bupati Karawang menghadiri rapat penetapan PBB-P2 tersebut pada Kamis, 7 Mei 2026, di Ruang Rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang.

Dalam rapat itu, Maslani menindaklanjuti arahan Bupati dengan menginstruksikan Bapenda untuk segera melakukan kajian teknis terhadap kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tambak yang direncanakan naik hingga lima kelas. Evaluasi tersebut mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari harga pasar terkini, produktivitas tambak, kondisi geografis pesisir, hingga kemampuan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Penyesuaian NJOP harus didasarkan pada kondisi riil di lapangan agar tidak memberatkan masyarakat, khususnya pelaku usaha tambak,” ujarnya.

Selain evaluasi kenaikan NJOP, Pemkab Karawang juga mendorong penyusunan skema relaksasi bagi wajib pajak yang mengalami kesulitan. Skema tersebut mencakup opsi pengurangan pokok pajak tertentu, penghapusan denda administrasi, hingga program pemutihan terbatas untuk tunggakan PBB-P2.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sekaligus meringankan beban yang ada.

Lebih lanjut, Wakil Bupati meminta dilakukan pemisahan klasifikasi NJOP khusus untuk objek pajak tambak melalui penyusunan zonasi nilai tanah berbasis lokasi. Penentuan ini akan mempertimbangkan faktor aksesibilitas, tingkat produktivitas, serta kondisi lingkungan pesisir.

Pemkab Karawang menegaskan bahwa kebijakan perpajakan daerah harus berlandaskan prinsip keadilan dan kewajaran. Dengan demikian, keseimbangan antara optimalisasi pendapatan daerah dan keberlangsungan ekonomi masyarakat, khususnya sektor tambak, dapat tetap terjaga.

(Red/Fay)

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

spot_img

Purwasuka 24 Jam

spot_imgspot_img
spot_img

Berita Populer

spot_img
spot_img

Trending News
TRENDING NEWS

Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Kawasan Hutan

JAKARTA | SUARAPURWASUKA.COM— Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan denda...

Presiden Prabowo Perkuat Dukungan bagi UMKM dan Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Jakarta | SUARAPURWASUKA.COM- Pemerintah terus memperkuat langkah pemberdayaan masyarakat...

Presiden Prabowo Hadiri Pembukaan KTT Ke-48 ASEAN di Filipina

Jakarta | SUARAPURWASUKA.COM— Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri...

Presiden Prabowo Evaluasi Program Prioritas: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I-2026

Jakarta | SUARAPURWASUKA.COM-Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama...