Subang|Suarapurwasuka.com|-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Subang kembali menunjukkan kepedulian sosialnya pada perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H atau tahun 2026 ini.
Tidak tanggung-tanggung, parpol berlambang pohon beringin ini menyembelih sejumlah hewan kurban berupa sapi dan kambing untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua DPD Golkar Subang, Elita Budiati, mengungkapkan bahwa pada tahun ini pihaknya memotong sebanyak 8 ekor sapi dengan berbagai jenis berkualitas.
“Alhamdulillah untuk tahun 2026 ini, DPD Golkar memotong 8 ekor sapi.
Elita menjelaskan, seluruh daging kurban tersebut didistribusikan secara terarah kepada struktur partai dan elemen masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk warga di sekitar kantor DPD dan rumah dinas Bupati.
“Itu kita sebarkan ke struktur partai sudah jelas, pasti. Kemudian masyarakat sekitar kantor, masyarakat sekitar rumah dinas Bupati, kepada para petugas kebersihan, kepada para tukang becak, kepada dhuafa, dan kepada masyarakat-masyarakat atau anak-anak yayasan-yayasan anak yatim. Itu yang kita sebar,” tuturnya.
Selain 8 ekor sapi yang disembelih di kantor DPD, Golkar Subang juga menyalurkan 5 ekor kambing. Namun, khusus untuk kambing, pihak DPD Golkar tidak melakukan penyembelihan di tempat, melainkan langsung didistribusikan ke beberapa yayasan yatim piatu.
“Kambingnya 5, tapi kita tidak sembelih di sini, tapi diberikan ke titik-titik. Ada beberapa yayasan yatim piatu yang kita drop, satu yayasan satu kambing,” tambahnya.
Ada hal yang membedakan aksi sosial DPD Golkar Subang dalam momentum Iduladha kali ini. Jika biasanya masyarakat hanya menerima daging kurban, Golkar Subang melengkapinya dengan bantuan paket sembako. Elita menyebutkan ada sekitar 1.000 paket sembako yang dibagikan.
“Intinya adalah berbagi. Memang Idulfitri pun sebenarnya Golkar berbagi, tapi kalau Idul Kurban, karena ini judulnya adalah kurban, jadi berbaginya hanya dengan daging kurban. Biarpun kalau Golkar beda, biarpun kurban tetap kita berikan juga dengan paket sembako juga. Ada 1.000 paket yang kita bagikan kepada tukang becak, kepada petugas kebersihan, kemudian kepada masyarakat lingkungan sekitar kantor DPD Golkar Kabupaten Subang,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai makna Iduladha tahun ini, Elita menegaskan bahwa esensi dari kurban tidak pernah berubah dari tahun ke tahun. Kurban adalah tentang bagaimana menumbuhkan rasa kepedulian dan mengimplementasikannya dalam bentuk kebijakan serta aksi nyata untuk membantu sesama.
“Artinya kalau Iduladha, mau tahun berganti pun maknanya kan tetap sama. Ini kita berbicara tentang bagaimana caranya kita berkurban. Kurban itu bukan dalam arti harus kita menyembelih sapi saja, tidak. Tapi bagaimana kebijakan kita, kepedulian kita terhadap masyarakat yang harus memahami juga apa arti kurban itu,” pungkasnya.
(Feri)






