PURWAKARTA – Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Purwakarta, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Purwakarta bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MSDM KI dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Tatsuya, dengan dukungan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Industri Daerah (FKLPID) Purwakarta, Forum Komunikasi Antar Perusahaan Kota Bukit Indah (FORKAP KBI), serta Forum Human Resources General Affair (FHRGA) Purwakarta.
Kegiatan sertifikasi ini diikuti oleh peserta dari delapan perusahaan yang mengikuti proses asesmen dalam lima skema sertifikasi bidang MSDM.
Ketua DPK Apindo Purwakarta, H. Syamsir Nawawi, mengatakan pelaksanaan sertifikasi tersebut menjadi langkah awal untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme personel MSDM di lingkungan perusahaan yang berada di Purwakarta.
Ia berharap pada pelaksanaan berikutnya semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam program sertifikasi MSDM.
“Semoga tahun mendatang lebih banyak perusahaan di Purwakarta yang dapat mengikuti program sertifikasi MSDM ini,” ujar H. Syamsir Nawawi dalam sambutannya.
Menurutnya, program perdana tersebut juga mendapatkan dukungan melalui program harga khusus sebesar 81 persen, yang dikaitkan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sementara itu, Wakil Direktur LSP MSDM KI, Tri Winarno, menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi bidang MSDM memiliki arti penting bagi personel yang menjalankan fungsi sumber daya manusia di perusahaan.
Ia menyebut saat ini tengah digodok regulasi yang berkaitan dengan kewajiban sertifikasi MSDM. Menurutnya, apabila regulasi tersebut diterapkan, sertifikasi akan memberikan dampak terhadap personel MSDM sekaligus perusahaan secara umum.
“Sedang digodok peraturan terkait wajib sertifikasi MSDM. Ini tentunya berdampak kepada personel MSDM dan perusahaan secara umum,” kata Tri Winarno.
Ketua FKLPID Purwakarta sekaligus Wakil Ketua DPK Apindo Purwakarta, Redy W. Tambri, mengatakan program tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara lembaga sertifikasi dengan dunia industri, khususnya para personel yang bekerja di bidang MSDM.
Menurut Redy, kegiatan sertifikasi ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya sertifikasi MSDM dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta. Sebelumnya, kegiatan yang dilakukan masih sebatas sosialisasi mengenai sertifikasi MSDM.
“Semoga program sertifikasi ini dapat terus bersinergi dengan industri, khususnya personel MSDM. Sertifikasi MSDM ini baru pertama kali diadakan di Kabupaten Purwakarta, sebelumnya baru sebatas sosialisasi,” ujarnya.
Selain ketiga tokoh tersebut, kegiatan juga dihadiri Sekretaris DPK Apindo Purwakarta Galih Nugraha, Ketua FORKAP KBI sekaligus Bendahara DPK Apindo Purwakarta H. Dadan Moch Djuanda, serta para asesor dan peserta asesmen sertifikasi MSDM.
Pelaksanaan sertifikasi BNSP bidang MSDM tersebut diharapkan menjadi awal penguatan kompetensi profesional bidang sumber daya manusia di Kabupaten Purwakarta.
Dengan adanya kegiatan perdana yang melibatkan delapan perusahaan dan lima skema sertifikasi, penyelenggara berharap partisipasi perusahaan dalam program serupa dapat semakin luas pada tahun mendatang sehingga semakin banyak personel MSDM di Purwakarta yang memiliki kompetensi tersertifikasi.






