spot_img
Selasa, Oktober 6, 2026
spot_img

IWOI Karawang Minta Polresta Tak Pilih-pilih Wartawan, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Harus Jadi Nyata

KARAWANG | SUARAPURWASUKA.COM | Pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapat perhatian dari Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karawang.

Ketua IWOI Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kapolri baru sekaligus menyambut positif perubahan tagline Polri menjadi “Polisi Bersama Masyarakat.”

Baca Juga

Menurut Syuhada yang juga berpengalaman selama 25 tahun di bidang Human Resources Development & General Affair, perubahan tagline tersebut memiliki makna strategis karena menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

- Advertisement -
Tarif Iklan
📢 TARIF IKLAN

“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kepemimpinan Kapolri yang baru. Tagline ‘Polisi Bersama Masyarakat’ harus menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran Polri, dari tingkat pusat hingga daerah. Yang paling penting, tagline tersebut jangan berhenti sebagai slogan, tetapi harus terlihat dalam pelayanan dan tindakan nyata di lapangan,” ujar Syuhada di kantor sekretariat IWOI, Senin 05/10/2026.

1. Polisi Harus Hadir, Bukan Hanya Ketika Ada Masalah

Syuhada menilai kedekatan polisi dengan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.

Baca Juga

Menurutnya, kehadiran polisi idealnya tidak hanya terlihat ketika terjadi tindak pidana atau gangguan kamtibmas, tetapi juga melalui kegiatan pencegahan, komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Polisi harus hadir sebelum masalah terjadi. Membangun komunikasi dengan masyarakat, mendengar keluhan warga, melakukan pencegahan dan memberikan edukasi adalah bagian penting dari tugas kepolisian. Dengan begitu, polisi benar-benar menjadi bagian dari masyarakat, bukan hanya hadir ketika persoalan sudah terjadi,” tegasnya yang juga sebagai founder Aplikasi transportasi online asli Karawang (GOKAR – Go Karawang).

2. Kritik Masyarakat Harus Menjadi Bahan Evaluasi

Syuhada juga menyoroti pentingnya keterbukaan Polri terhadap kritik dan masukan.

Ia mengatakan, masyarakat dan media memiliki fungsi kontrol sosial yang penting dalam membantu institusi kepolisian melakukan evaluasi.

“Kritik jangan selalu dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab justru bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan. Polri yang kuat adalah Polri yang tidak alergi terhadap kritik dan mampu menjawab kritik dengan perbaikan,” katanya.

3. Pers dan Polri Harus Menjadi Mitra Strategis

Sebagai organisasi profesi wartawan, IWOI Kabupaten Karawang, kata Syuhada, siap membangun komunikasi dan sinergi dengan Polri.

Ia menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada publik secara profesional, berimbang dan berdasarkan fakta.

“Pers dan Polri memiliki ruang masing-masing. Polisi menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum, sementara pers menjalankan fungsi informasi dan kontrol sosial. Kalau komunikasi dibangun dengan baik, keduanya dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan masyarakat yang aman sekaligus mendapatkan informasi yang benar,” ujarnya.

4. Harapan untuk Kapolri Baru

Syuhada berharap kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dapat membawa penyegaran sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Ia berharap semangat baru tersebut diwujudkan melalui pelayanan yang semakin cepat, profesional, transparan dan humanis.

“Harapan kami, kepemimpinan Kapolri yang baru dapat membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat. Penegakan hukum harus tegas, tetapi tetap berkeadilan. Pelayanan harus cepat, tetapi tetap humanis. Dan setiap anggota Polri harus memahami bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama institusi kepolisian,” ungkapnya.

5. Harapan untuk Kapolresta Karawang

Secara khusus, Syuhada juga memberikan apresiasi sekaligus harapan kepada Kapolresta Karawang Kombes. Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si.

Ia berharap kepemimpinan Kombes Pol Mario Prahatinto dapat terus memperkuat pendekatan kepada masyarakat serta meningkatkan respons terhadap berbagai persoalan keamanan di Kabupaten Karawang.

“Untuk Pak Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto, kami berharap semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ juga semakin kuat diterapkan di Karawang. Karawang merupakan daerah industri dengan dinamika masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu, dibutuhkan kepolisian yang responsif, komunikatif dan mampu membaca potensi persoalan sejak dini,” kata Syuhada.

6. Tegas terhadap Kejahatan, Humanis terhadap Masyarakat

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa polisi mampu bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada warga.

“Kami tentu berharap Polresta Karawang semakin tegas terhadap kejahatan jalanan, narkoba, curanmor, tawuran dan berbagai gangguan kamtibmas lainnya. Tetapi pada saat yang sama, masyarakat yang datang mencari pelayanan harus mendapatkan perlakuan yang baik, ramah dan profesional,” tegasnya.

7. IWOI Siap Bersinergi

Syuhada memastikan IWOI Kabupaten Karawang siap menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi positif antara kepolisian dan masyarakat.

Namun, ia menegaskan bahwa sinergi tersebut harus tetap berada dalam koridor profesionalisme dan independensi pers.

“IWOI siap bersinergi dengan Polri. Kami ingin membangun komunikasi yang sehat dan produktif. Kami juga akan terus mendorong wartawan agar menjalankan tugas secara profesional, berimbang dan bertanggung jawab. Sinergi bukan berarti kehilangan fungsi kontrol, justru sinergi yang sehat adalah ketika kita bisa saling mengingatkan dan bersama-sama memberikan manfaat kepada masyarakat,” jelasnya.

Syuhada berharap perubahan kepemimpinan di tingkat nasional dapat menjadi momentum bagi seluruh jajaran kepolisian di daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Pada akhirnya, masyarakat tidak terlalu membutuhkan banyak slogan. Masyarakat membutuhkan rasa aman, pelayanan yang mudah, hukum yang adil dan polisi yang hadir ketika dibutuhkan. Kalau itu terwujud, saya kira tagline ‘Polisi Bersama Masyarakat’ bukan hanya menjadi kata-kata, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja Polri,” jelas Syuhada.

8. IWOI Karawang Minta Kapolresta Tidak Pilih-pilih Wartawan dan Organisasi Pers

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, berharap jajaran Polresta Karawang di bawah kepemimpinan Kombes. Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si., dapat membangun hubungan yang terbuka dan setara dengan seluruh insan pers di Kabupaten Karawang.

Syuhada menegaskan, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” juga semestinya tercermin dalam hubungan Polri dengan insan pers. Karena itu, ia berharap tidak ada kesan bahwa kepolisian hanya memberikan ruang komunikasi, akses informasi, kegiatan kemitraan atau peliputan kepada wartawan, media maupun organisasi wartawan tertentu.

“Kami berharap Kapolresta Karawang tidak membeda-bedakan wartawan, media maupun organisasi wartawan. Semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan informasi publik sepanjang menjalankan tugas sesuai aturan dan kode etik jurnalistik. Jangan sampai ada kesan hanya kelompok tertentu yang mendapatkan akses, sementara yang lainnya seolah-olah tidak dianggap,” ujar Syuhada.

Menurutnya, keberadaan berbagai organisasi wartawan merupakan bagian dari dinamika kehidupan pers. Perbedaan organisasi tidak seharusnya menjadi dasar untuk membangun sekat dalam komunikasi antara kepolisian dan insan pers.

“Kami menghormati seluruh organisasi wartawan yang ada di Karawang. IWOI tidak ingin menjadi satu-satunya organisasi yang harus diperhatikan. Justru kami berharap semua organisasi pers dapat dirangkul secara proporsional dan profesional oleh Polresta Karawang,” tegasnya.

Syuhada menilai, hubungan kemitraan antara Polri dan pers harus dibangun berdasarkan profesionalisme, keterbukaan dan kesetaraan, bukan berdasarkan kedekatan personal ataupun organisasi tertentu.

“Kalau memang konsepnya Polisi Bersama Masyarakat, maka pers juga harus diposisikan sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki fungsi kontrol sosial. Jangan memilih wartawan berdasarkan siapa yang dekat atau siapa organisasinya. Ukur profesionalismenya, medianya, karya jurnalistiknya dan kepatuhannya terhadap kode etik,” katanya.

Ia juga berharap akses informasi terkait kegiatan kepolisian dapat diberikan secara proporsional kepada media yang memenuhi ketentuan jurnalistik.

“Kami tidak meminta perlakuan khusus untuk IWOI. Yang kami minta adalah perlakuan yang adil. Kalau ada konferensi pers, kegiatan kepolisian atau informasi yang memang menjadi konsumsi publik, berikan akses secara terbuka kepada media yang memenuhi ketentuan. Dengan begitu tidak akan muncul kecemburuan maupun kesan adanya eksklusivitas,” ungkapnya.

Syuhada menambahkan, IWOI Kabupaten Karawang siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Polresta Karawang.

“Kami siap bersinergi, tetapi sinergi bukan berarti harus selalu memuji. Ketika ada hal yang baik, kami apresiasi. Ketika ada kekurangan, kami sampaikan sebagai kritik dan masukan. Itulah fungsi pers sebagai kontrol sosial,” pungkasnya.

Ia berharap kepemimpinan Kombes Pol Mario Prahatinto dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara Polresta Karawang dengan seluruh elemen pers tanpa membangun sekat berdasarkan organisasi.

“Harapan kami sederhana: jangan ada wartawan yang merasa dianaktirikan dan jangan ada organisasi pers yang merasa dianakemaskan. Semua diberikan ruang yang proporsional. Dengan komunikasi yang terbuka, Polri semakin dipercaya dan pers juga dapat menjalankan fungsi jurnalistiknya dengan baik,” tutup Syuhada.

Bagikan Artikel

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan sumber terpercaya melalui verifikasi data dan fakta sesuai standar jurnalistik yang berlaku dan akan diperbaharui sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.
👍 Suka 💬 Komentar 🔗 Bagikan

Baca Juga

Artikel Lainnya

Info Grafis

Purwasuka 24 Jam

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Top News

Nasional

Pemerintahan

^
✕
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X