KARAWANG | SUARAPURWASUKA.COM– Suasana semarak dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Milangkala ke-50 Desa Kutamakmur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang. Puncak kemeriahan ditandai dengan arak-arakan budaya Sisingaan yang mengusung kepala desa bersama tokoh masyarakat dan para mantan kepala desa, Minggu (20/4/2026).
Arak-arakan tersebut menjadi daya tarik utama dalam rangkaian perayaan hari jadi desa yang ke-50. Kepala Desa Kutamakmur tampak diusung di atas Sisingaan dengan penuh khidmat, didampingi para tokoh masyarakat serta mantan kepala desa sebagai simbol penghormatan atas kontribusi mereka dalam pembangunan desa.
Tradisi Sisingaan yang merupakan warisan budaya Sunda sarat akan makna filosofis, di antaranya melambangkan keberanian, kebersamaan, serta ungkapan rasa syukur. Kehadiran tradisi ini dalam Milangkala menjadi bentuk pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Warga tampak antusias memadati sepanjang rute yang dilalui rombongan. Iringan musik tradisional, tabuhan kendang, serta sorak sorai masyarakat semakin menambah semarak suasana. Tidak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.
Kepala Desa Kutamakmur Hj. Juhariah menyampaikan bahwa peringatan Milangkala ke-50 ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai-nilai gotong royong.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kembali pentingnya menjaga budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian acara Milangkala Desa Kutamakmur sendiri diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pentas seni budaya, perlombaan rakyat, hingga kegiatan sosial yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam perayaan ini, diharapkan Desa Kutamakmur dapat terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera di masa mendatang.
(Red/fay)






