KARAWANG | SUARAPURWASUKA.COM | Delapan keluarga lansia menerima rumah baru yang kini bisa mereka tempati dengan lebih aman dan nyaman.
Penyerahan rumah dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang.
Bagi sebagian orang, rumah mungkin hanya sebuah bangunan. Tetapi bagi para penerima bantuan, rumah baru ini adalah tempat untuk beristirahat dengan tenang, berlindung dari panas dan hujan, sekaligus menjalani hari-hari di usia senja dengan lebih layak.
Delapan penerima bantuan tersebut adalah Agan dan Juhaeni, pasangan suami istri; Nurhayati, Waceng, Kasan, Wastinah, Misria, Waryam, serta Cucun dan Zidan, pasangan suami istri. Sebagian besar penerima selama ini menjalani kehidupan seorang diri di usia yang sudah lebih dari 60 tahun.
Rumah yang diserahkan memiliki luas bangunan 5 x 4,5 meter atau sekitar 21 meter persegi. Ukurannya sederhana, namun bagi mereka, rumah itu memiliki arti yang jauh lebih besar. “InsyaAllah, kami akan perjuangkan hak-hak warga yang membutuhkan, terutama lansia,” kata Bupati Aep.
Ada kebahagiaan yang sulit disembunyikan ketika kunci rumah diserahkan. Senyum, ucapan syukur, hingga rasa haru bercampur menjadi satu. Setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan dengan kondisi tempat tinggal yang terbatas, kini mereka memiliki rumah yang lebih layak untuk ditempati.
Bupati Karawang menyampaikan bahwa pembangunan dan perbaikan rumah bagi masyarakat, khususnya kelompok lansia yang membutuhkan, merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena pembangunan bukan hanya tentang jalan, jembatan atau gedung. Pembangunan juga tentang memastikan seorang warga di usia senja dapat memiliki tempat tinggal yang layak.
Di Desa Bayur Kidul, delapan rumah itu menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah bisa hadir dalam bentuk yang sangat sederhana, tetapi memiliki arti besar bagi penerimanya. Delapan rumah. Delapan keluarga. Dan delapan cerita tentang harapan baru di usia senja. (*)






