KARAWANG| SUARAPURWASUKA.COM– Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Selasa (5/5/2026). Acara berlangsung di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa dan dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE.
Rakor ini menjadi wujud komitmen lintas sektor untuk mengubah wajah Desa Pajaten melalui pemberdayaan perempuan dan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi. Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Plt. Asda 1, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), jajaran perusahaan, serta kepala perangkat daerah terkait.
Dalam paparannya, Kepala DP3A Kabupaten Karawang menyampaikan bahwa program P2WKSS di Desa Pajaten menyasar total populasi sebanyak 3.377 laki-laki dan 3.714 perempuan. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mencakup bidang pendidikan dan ekonomi.
Beberapa program unggulan yang akan diimplementasikan antara lain pendirian Sekolah Perempuan, pembangunan PAUD Integrasi untuk mendorong Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI), serta Program PEKKA Pendampingan UMKM bagi Perempuan Kepala Keluarga. Program ini bertujuan mengubah status perempuan dari “tidak menghasilkan” menjadi “produktif” sesuai potensi desa, disertai pemberian alat bantu bagi warga yang membutuhkan melalui Dinas Sosial.
“Desa Pajaten dipilih menjadi lokus P2WKSS karena dipimpin oleh kepala desa perempuan. Harapannya, kepemimpinan ini mampu membuktikan bahwa perempuan dapat berdaya dan membawa perubahan nyata bagi pembangunan desa,” ujar Kepala DP3A.
Sementara itu, Bupati Aep Syaepuloh menekankan agar program ini berjalan sesuai target. Mengingat data Dinas Kesehatan menunjukkan angka stunting mencapai 3.517 kasus, intervensi melalui P2WKSS dinilai sangat krusial.
“Saya minta seluruh pihak bergerak cepat. Bulan Oktober semua pekerjaan harus sudah selesai. Pemda mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,8 Miliar untuk Desa Pajaten,” tegas Bupati.
Penulis: [Fay]






