spot_img
Kamis, Agustus 13, 2026
spot_img

Kekerasan Di Dunia Pendidikan Terjadi Di Subang !! Disdik Subang Tercoreng

Subang|Suarapurwasuka.com|- Pasca terjadinya adu mulut antara orang tua Siswa dan Guru di SMP Negeri 2 Jalan Cagak Subang dunia pendidikan Kabupaten Subang kembali tercoreng.

Peristiwa ini tentunya sangat menuai perhatian publik dimana kejadian tersebut tidak seharusnya terjadi di lingkungan pendidikan.

Baca Juga

Dalam unggahan Video yang tersebar di media sosial tampak kemarahan dari orang tua siswa yang tidak terima atas tindakan Guru yang di nilai berlebihan dalam memberikan teguran kepada anak didiknya.

- Advertisement -
Tarif Iklan
📢 TARIF IKLAN

“Jika anak saya salah tegur dengan baik pa..kasih surat pemberitahuan kepada saya selaku orang tuanya jangan gunakan kekerasan main gampar- gampar aja anak orang” Ungkap Deni Rukmana

Lantas seorang Guru tidak mau kalah dengan ucapan orang Tua tersebut  Guru tersebut malah membalas dengan nada yang tinggi.

” Bukan saya harus nya yang minta maaf tapi bapa yang harus minta maaf kepada saya,silahkan laporkan saya kepada Pak Dedi, Bapa mau lihat Konten Pak Dedi, Dalam Konten Pak Dedi Guru boleh menegur kalo sifat nya mendidik”

Baca Juga

Atas penjelasan tersebut orang tua siswa semakin memanas dan ketegangan hampir tidak bisa terbendung namun kejadian tersebut dapat di lerai oleh rekan guru lainya yang berusaha meredam amarah orang tua siswa tersebut.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memanggil Guru dan Kepala Sekolah tersebut pada Rabu 5/11/2025 .

Kepada Dedi, Oknum Guru bernama Rana Saputra tersebut mengaku menampar siswa karena sudah berulang kali melanggar aturan sekolah, mulai dari merokok, berkelahi, mengganggu kelas lain, hingga memanjat tembok sekolah.

Dedi menegaskan, guru dan orang tua memiliki peran yang sama penting dalam mendidik anak.

Ketika di sekolah, anak menjadi tanggung jawab guru. Ketika di rumah, menjadi tanggung jawab orang tua. Dua-duanya harus saling menghargai. Kalau dititipkan di sekolah, harus percaya pada guru,” ujarnya.

Namun Dedi juga mengingatkan agar guru tidak menggunakan kekerasan dalam mendidik.“Guru harus menyadari, tidak semua hal bisa diselesaikan dengan kekerasan,” katanya.

Untuk menyelesaikan persoalan ini, Dedi Mulyadi berencana menemui kedua orang tua siswa yang terlibat agar Permasalahan di selesaikan secara Bijak.

Video tersebut menunjukan betapa bokbroknya Dunia pendidikan di Kabupaten subang tentunya ini harus menjadi evaulasi secara khusus agar kejadian tersebut tidak lagi terjadi yang mencederai dunia pendidikan di Kabupaten Subang.

(Feri Kosasih)

Bagikan Artikel

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan sumber terpercaya melalui verifikasi data dan fakta sesuai standar jurnalistik yang berlaku dan akan diperbaharui sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.
👍 Suka 💬 Komentar 🔗 Bagikan

Baca Juga

Artikel Lainnya

Info Grafis

Purwasuka 24 Jam

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Top News

Nasional

Pemerintahan

^
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X