spot_img
Sabtu, Oktober 31, 2026
spot_img

Jejen Jaenudin Beri Wawasan Revolusi Industri 5.0 kepada Siswa SMKN 1 Campaka di Hari Sumpah Pemuda

PURWAKARTA | SUARAPURWASUKA.COM | SMK Negeri 1 Campaka menyelenggarakan kegiatan Guru Tamu bertema “Revolusi Industri 5.0: Manusia, Teknologi, dan Masa Depan Kerja”. Kegiatan ini menghadirkan Jejen Jaenudin, SM., M.Kom, Dosen Tetap Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Islam Dr Khez Muttaqien sekaligus Founder PT Zen Multimedia Indonesia, sebagai Guru Tamu. Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Rabu (28/10/2026).

Kegiatan dibuka oleh perwakilan sekolah. Suasana kegiatan dibuat santai dan terbuka: siswa-siswi dipersilakan bertanya kapan saja. Acara diawali dengan pemutaran video pembuka yang merangkum perjalanan revolusi industri, dari mesin uap hingga era kecerdasan buatan.

Baca Juga

Pemilihan waktu ini bukan kebetulan. Pada 27–28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai daerah berkumpul dalam Kongres Pemuda II dan mengikrarkan satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan. Kini, 98 tahun kemudian, tantangan generasi muda bukan lagi merebut kemerdekaan, melainkan menyiapkan diri menghadapi perubahan teknologi dan dunia kerja. Kehadiran Guru Tamu ini mengajak siswa-siswi SMK Negeri 1 Campaka meneladani semangat persatuan dan keberanian pemuda 1928 dengan cara masa kini: belajar tanpa henti, menguasai keterampilan, dan menciptakan peluang bagi diri sendiri dan lingkungannya.

- Advertisement -
Tarif Iklan
📢 TARIF IKLAN

Dalam paparannya, Jejen Jaenudin mengajak peserta menengok kembali empat gelombang revolusi industri: mekanisasi mesin uap, produksi massal berbasis listrik, otomasi digital, dan era internet, data, serta kecerdasan buatan. Dari sana ia memperkenalkan Industri 5.0, gagasan yang dirumuskan Komisi Eropa pada 2021 dan sejalan dengan konsep Society 5.0 dari Jepang. Berbeda dengan fokus efisiensi pada Industri 4.0, Industri 5.0 bertumpu pada tiga pilar: berpusat pada manusia, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi guncangan.

Menurut Jejen Jaenudin, Industri 5.0 tidak dimaksudkan untuk menggantikan manusia, melainkan menjadikan teknologi sebagai mitra kerja. Ia mencontohkan robot kolaboratif (cobot) yang aman bekerja berdampingan dengan manusia, kecerdasan buatan yang membantu desain dan perawatan mesin, hingga penerapan teknologi di sektor manufaktur, kesehatan, pertanian, logistik, energi, dan pendidikan. Pemaparan dilengkapi foto-foto nyata sehingga peserta dapat melihat langsung bagaimana teknologi tersebut dipakai.

Dengan latar belakang sebagai dosen tetap Sistem Informasi sekaligus pendiri PT Zen Multimedia Indonesia, Jejen Jaenudin tidak hanya membahas teknologi, tetapi juga membagikan pengalaman dan perspektifnya tentang dunia industri serta perjalanan membangun bisnis, agar generasi muda melihat bahwa peluang bisa diciptakan, bukan hanya ditunggu.

Baca Juga

Terkait dunia kerja, Jejen Jaenudin merujuk proyeksi World Economic Forum dalam laporan Future of Jobs 2023, yang memperkirakan jutaan pekerjaan baru tercipta sementara sebagian pekerjaan rutin menghilang hingga 2027. Ia menegaskan bahwa yang paling aman bukanlah mereka yang menghindari perubahan, tetapi mereka yang terus belajar. Karena itu, lulusan SMK perlu menguasai dua hal sekaligus: keterampilan teknis di bidangnya serta keterampilan insani seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan empati.

Kepada siswa-siswi, Jejen Jaenudin menawarkan lima langkah praktis: mengenali diri, menguasai dasar bidang keahlian, membuat proyek nyata, membangun portofolio, dan mencari pengalaman lewat praktik kerja lapangan, kompetisi, serta sertifikasi kompetensi.

Ia juga mengingatkan pentingnya etika di era digital: memeriksa kebenaran informasi, menjaga data pribadi dan keamanan siber, serta memakai AI secara jujur dan bertanggung jawab.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung hidup. Di akhir acara, siswa-siswi diajak memilih satu aksi nyata yang bisa dimulai dalam 30 hari ke depan.

Dalam pesan penutupnya, Jejen Jaenudin menyampaikan bahwa berbagi bukan soal seberapa banyak ilmu yang dimiliki. “Berbagi bukan tentang seberapa banyak ilmu yang kita miliki, tetapi seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan,” tuturnya.

“Senang bisa berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif tentang dunia industri, teknologi, serta perjalanan membangun bisnis kepada generasi muda.” Menurutnya, “masa depan tidak hanya dibangun dari apa yang dipelajari di ruang kelas, tetapi juga dari keberanian untuk bermimpi, mencoba, dan menciptakan peluang.” Ia menutup dengan pesan: “Keep learning, keep growing, and create your own opportunities.”

Melalui kegiatan Guru Tamu ini, SMK Negeri 1 Campaka berharap para siswa semakin siap menyambut perubahan dunia kerja, sehingga lulusan sekolah ini tumbuh menjadi pribadi yang terampil, beretika, dan tangguh.

Bagikan Artikel

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan sumber terpercaya melalui verifikasi data dan fakta sesuai standar jurnalistik yang berlaku dan akan diperbaharui sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.
👍 Suka 💬 Komentar 🔗 Bagikan

Baca Juga

Artikel Lainnya

Info Grafis

Purwasuka 24 Jam

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Top News

Nasional

Pemerintahan

^
✕
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X