spot_img
Kamis, Juni 25, 2026
spot_img

Diduga Ada Hubungan Keluarga Dengan Mantan Kadis Pertanian Kelompok Gapoktan Dapat Bantuan Rp.500 Juta Anggaran Dijadikan Bancakan

Subang|Suarapurwasuka.com| – Dugaan korupsi dana Bantuan Banpew yang di peroleh Gapoktan kampung cirindeu Desa Cipancar Kecamatan serangpanjang kabupaten Subang Dengan jumlah Rp.500.000.000 Tahun 2023/2024 masih bergulir di meja penyidik Tipikor Polres Subang.

Menurut info yang di dapat kan dari internal unit Tipikor Polres Subang dalam penanganan dugaan kasus korupsi Dana Bantuan Banpew yang bersumber dari Dinas Pertanian dengan katagori Hibah Yang di berikan kepada Gapoktan kampung Cirendeu menunggu Hasil Audit IRSUS kabupaten Subang yang tak kunjung di berikan kepada penyidik Tipikor.

Baca Juga

Lamban nya pihak IRSUS untuk memberikan laporan hasil audit ke pihak Tipikor Polres Subang menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat.

- Advertisement -
Tarif Iklan
📢 TARIF IKLAN

Hasil telusur wartawan Media ini dari berbagai sumber yang tergolong dalam pengolahan dana Banpew mendapatkan bahwa seluruh elemen baik dari pihak Dinas Pertanian yang menyalurkan dana sampai ke ketua Gapoktan telah di periksa sebagai saksi.

Sesi wawancara awak Media ini di kediaman Ketua Gapoktan 18-Nopember 2025 prihal tindak lanjut perkara dugaan korupsi oleh para oknum pemangku yang masih bersemayam di meja penyidik Tipikor.

Caswia/Sumarna warga kampung Cirendeu RT 30,RT 06 Desa Cipancar Kecamatan serangpanjang kabupaten Subang adalah pejabat ketua Gapoktan pengelolah dana hibah yang di kucurkan dinas pertanian menjelaskan bahwa pada praktik nya dalam pengolahan dana dengan nilai RP.500.000.000 tidak semua di ketahui nya dengan pasti.iya pak,awal pengucuran dana hibah yang dari dinas pertanian itu di tahun 2024 memang langsung di transfer ke rekening Gapoktan”tutur nya.

Baca Juga

Namun setelah dana masuk ke rekening Gapoktan,saya mendapatkan usulan dari pihak Dinas atas nama Johan untuk memindahkan Dana tersebut ke rekening pribadi Bendahara atas nama ibu Mimin warga desa Cipancar”ujarnya.

Caswia menambah kan” akhirnya Dana tersebut di lakukan mutasi ke rekening Bendahara tapi dengan jumlah RP400.000.000,sisa RP.100.000.000 yang ada di rekening Gapoktan sampai saat ini saya tidak tahu kemana Dana tersebut, karena Kartu ATM beserta pin nya di pegang oleh Bendahara Gapoktan yaitu Bu Mimin.

Anggaran hasil mutasi ke rekening Bendahara tersebut yang berjumlah RP.400.000.000 di belanjakan lah Domba dengan jumlah 58ekor,lalu Cator satu unit serta pembuatan bio gas”jelasnya.

Namun aneh nya pak, setelah berjalan tiga bulan domba di beli, Bendahara memberikan perintah kepada kami untuk menyiapkan Dana sebesar RP.40.000.000 untuk pengembalian dana sisa.kami sebagai anggota kelompok tani terheran atas usulan Bendahara tersebut,dana sisa apa, karena untuk belanja domba saja itu di lakukan oleh saudara Johan yang dari dinas,kata nya domba nya dari rekanan Beliau.

Karena polemik dana RP.40.000.000 yang di minta oleh Bendahara,kami kelompok tani akhirnya memutuskan untuk menyerah kan Sisa Domba tersebut dengan jumlah 36 ekor lagi dana waktu penyerahan domba tersebut waktu itu disaksikan oleh dari dinas pertanian yaitu pak Johan,dan sampai sekarang saya tidak mengetahui keberadaan domba tersebut yang telah saya serahkan ke Bendahara lagi, walaupun pada saat itu tidak ada berita acara penyerahan,dan saya juga bertanya ke Bendahara keman domba tersebut dan kalau di kembalikan ke dinas saya waktu itu minta penjelasan atau berita acara,Namun sampai sekarang Ibu Mimi Sebagai bendahara belum menjelaskan keberadaan domba 36ekor itu.

Di tempat terpisah, wartawan Media ini menyambangi ruang kerja Johan di kantor kecamatan Patokbesi kabupaten Subang meminta penjelasan atas polemik yang terjadi dalam pengelolahan dana Hibah yang bersumber dari dinas pertanian,

Johan pejabat dinas pertanian kabupaten Subang yang menjadi monitoring menjelaskan bahwa pengembalian domba tersebut bagi saya itu tidak masuk akal”masa iya domba di kembalikan ke dinas,jelas nya.

Johan menambahkan bahwa permasalahan ini sudah masuk dalam penyelidikan pihak Tipikor,dan saya juga sudah di panggil.tutup nya.

Tim.

Bagikan Artikel

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan sumber terpercaya melalui verifikasi data dan fakta sesuai standar jurnalistik yang berlaku dan akan diperbaharui sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.
👍 Suka 💬 Komentar 🔗 Bagikan

Baca Juga

Artikel Lainnya

Info Grafis

Purwasuka 24 Jam

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Top News

Nasional

Pemerintahan

^
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X